Jumat, 24 Februari 2012

Didi: Popularitas PD Jeblok Karena Media! Padahal Sebenarnya Karena Ulah Korupnya!

 
M Nazaruddin (Foto: dok okezone)Jurnalis Independen: Partai Demokrat mengakui tingkat popularitasnya turun lantaran kasus korupsi yang membelit petinggi partainya. Pemberitaan masif atas kasus suap Wisma Atlet SEA Games menambah anjloknya citra Demokrat di mata publik.

"Saya pikir belakangan ini saat yang tidak mudah atau sulit ya, kami memang dapat kritikan tetapi harus ambil hikmah positif dan tidak resisten, apa yang dilihat masyarakat apalagi kalau ada oknum tertentu menjadi pemberitaan yang menarik dan bisa dijual," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Jakarta, Sabtu (25/2/2012).

Menurut Didi, media massa saat ini menaruh perhatian besar terhadap kasus hukum yang membelit elite parpol. Akibatnya, media massa tidak memberi ruang pemberitaan atas keberhasilan program pemerintah.

Padahal, pertumbuhan ekonomi di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, klaim Didi tumbuh signifikan. "Ada pemberitaannya tapi tidak signifikan, tidak seperti kasus-kasus hukum,"jelasnya.

Kendati begitu, Demokrat lanjutnya tidak akan mencoba membendung pemberitaan masif media. "Kita tidak boleh melawan opini publik,"tutupnya.

Didi menambahkan, krisis kepercayaan publik terhadap parpol memang terjadi. "Kepercayaan terhadap parpol nyaris turun luar biasa. Setiap partai pasti ada oknumnya, enggak semua bersih orang di partai," ujarnya.

Tidak ada komentar: