Senin, 23 Januari 2012

Sopir Xenia Maut Ternyata Bandar Narkoba!

Jurnalis Independen: Seperti yang sudah diprediksi oleh banyak kalangan, bahwa tersangka penabrak pejalan kaki di Jalan Ridwan Rais pemakai narkoba bahkan bisa jadi bandar narkoba! Pantaskah pelaku di hukum mati?

Dari hasil tes urine tersangka Afriani Susanti (29), sopir Daihatsu Xenia B 2479 XI yang menabrak hingga tewas 9 orang di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (22/1/2012) kemarin dan 3 temannya, menunjukkan positif sabu-sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Senin (23/1/2012) mengungkapkan hasil tes urine tersangka Afriani Susanti, dalam pesan singkatnya.


"Dari hasil tes urine, pelaku memakai ekstasi yang termasuk jenis Sabu. Semuanya," ungkapnya.

Ditanya mengenai hukuman apa yang akan diterima pelaku? Kabid Humas Polda Metro Jaya mengelak untuk menjelaskan, apalagi tentang ancaman hukuman mati bagi pelaku "kecelakaan terkejam" di Jalan Ridwan Rais.  

Sebelumnya, diberitakan Apriani dan ketiga rekan lainnya yaitu Arisendi (34), Denny M (30) dan Adistina P (36) digiring ke Polda setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan di Unit Laka Lantas Polda Metro Jaya Pancoran.

Sebagaimana diketahui, tabrakan maut terjadi di Jalan MI Ridwan, dekat Tugu Tani, Jakarta Pusat pukul 11.30 WIB. Sebuah mobil Daihatsu Xenia B 2479 XI menabrak sejumlah pejalan kaki yang sebagian besar baru saja selesai berolahraga di Monumen Nasional (Monas).

Mobil Daihatsu Xenia yang dikendarai Apriani Susanti (29), saat itu melaju kencang dan sempat oleng hingga menghantam para pejalan kaki di trotoar dan halte. Mobil baru berhenti setelah meringsek masuk ke halaman kantor Kementerian Perdagangan.

Akibat peristiwa ini, sembilan orang tewas di tempat, empat orang luka-luka. Korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), sementara korban luka-luka dilarikan ke RSPAD.

Sembilan orang yang tewas yakni Moch Hudzaifah al Ujay (16), Firmansyah (21), Suyatmi (51), Yusuf Sigit (16), Ari (2,5), Nanik Riyanti (25), Fifit Alfia Fitriasih (18), dan Wawan (17).

Sementara empat orang luka yakni Siti Mukaromah (30), Keny (8), Indra (11), dan Teguh Hadi Purnomo (30).(tri/mnt)

Tidak ada komentar: