Rabu, 21 Desember 2011

Presiden Sudan Selatan Sujud ke Israel: "Kami Tidak Akan Ada Tanpa Negara Yahudi" Awas Giliran Papua!


Jurnalis Independen: Sekali lagi ini adalah sebagai bukti bahwa demokrasi yang didengungkan oleh AS dan sekutunya negara barat yang menjadi antek Zionisme Israel untuk menciptakan negara-negara pendudung kerajaan David Yahud, seperti yang terjadi di Sudan Selatan dan yang akan terjadi di Papua?


Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Shimon Peres bertemu Selasa kemarin (20/12) dengan Presiden Sudan Selatan Salva Kiir, yang melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Israel.
Sebuah pernyataan oleh Kantor Perdana Menteri mengatakan bahwa Netanyahu mengangkat isu imigran ilegal Sudan Selatan dalam pertemuan tersebut.

Kedua pemimpin setuju bahwa misi Israel akan berangkat ke Sudan Selatan dalam beberapa minggu mendatang untuk mengeksplorasi mengembalikan migran Afrika ke negara masing-masing, serta membahas di mana Israel bisa membantu pembangunan negara yang masih baru tersebut.

Sebelum pertemuannya dengan Netanyahu, Presiden Kiir bertemu dengan Presiden Peres. "Ini adalah saat yang menyenangkan dan bersejarah bagi saya dan bagi negara Israel," kata Peres.

"Israel akan terus mendukung pembangunan negara Anda dalam semua aspek. Saya tahu anda telah berjuang, kadang-kadang melawan segala rintangan, untuk kelahiran Sudan Selatan sebagai bangsa dan negara. Hal ini telah menjadi tonggak dalam sejarah Timur Tengah dan dalam mempromosikan nilai-nilai seperti kebebasan, kesetaraan dan mengejar hubungan bertetangga yang baik."

Kiir dilaporkan mengucapkan terima kasih kepada Peres untuk sambutan hangat yang ia terima di Israel: "Saya sangat senang berada di sini, untuk bisa menginjakkan kaki di Tanah yang Dijanjikan. Israel selalu mendukung rakyat Sudan Selatan - kami tidak akan ada tanpa bantuan Anda.

"Anda bertempur di samping kami untuk memungkinkan lahirnya Sudan Selatan dan kami ingin belajar dari Anda.

"Kami memiliki nilai-nilai kebersamaan," tambahnya. "Sepanjang sejarah, kita telah berhasil mengatasi perjuangan yang sama. Kami akan bekerja dengan Israel di masa depan untuk memperkuat hubungan strategis antara negara-negara luar," katanya menegaskan.

Sudan Selatan, ia menambahkan, tertarik dalam melakukan usaha patungan dengan Israel dalam bidang teknologi infrastruktur, pertanian, konservasi air dan lainnya.(emi/mnt)

Lainnya (Arsip)

Tidak ada komentar: