Selasa, 09 Juni 2015

Satgas Pamtas RI-PNG di Papua Berikan Penyuluhan Narkoba

Jurnalis Independen: Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional yang jatuh pada tanggal 26 Juni, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Batalyon Infanteri (Yonif) 400/Raider dibawah pimpinan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi selaku Komandan Satgas (Dansatgas), memberikan penyuluhan tentang Narkoba, Minuman Keras (Penyalahgunaan Alkohol) dan HIV/AIDS kepada siswa-siswi SMAN 1 Arso Keerom, Distrik Arso Keerom, Papua, Jum’at (5/6/2015).


Pasiops Satgas Pamtas Yonif 400/Raider Kapten Inf Alfredo Siahaan selaku pemberi materi sekaligus kader Peer Leader, menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini para siswa-siswi diberikan pengetahuan tentang bahaya Narkoba dan minuman keras serta HIV/AIDS melalui kegiatan Peer Leader. “Sebagai penutup dari penyuluhan, kami mengajak seluruh siswa yang mengikuti kegiatan bersama-sama menyampaikan komitmen untuk menyerukan Aku Bebas Miras, Aku Bebas Narkoba, Aku Bebas HIV/AIDS, Masa Depanku Cerah” kata Kapten Inf Alfredo.

Adapun metode yang digunakan adalah mengutamakan kegiatan belajar sambil bermain dan mengedepankan interaksi dua arah, dengan harapan akan lebih mengena sesuai tujuan yang ingin dicapai yaitu memberikan pengetahuan dan wawasan yang tepat sehingga para siswa-siswi tidak keliru mengenai pemahaman Narkoba, Miras dan HIV/AIDS.

“Kami berharap setelah penyuluhan ini, siswa-siswi SMAN 1 mempunyai pemahaman yang benar, sehingga tidak sampai terjerumus kepada penyalahgunaan Narkoba, Miras bahkan HIV/AIDS, serta memiliki masa depan yang cerah sebagai generasi-generasi penerus bangsa”, ujar Kapten Inf Alfredo.

Dalam kesempatan tersebut, Wakasek Urusan Kesiswaan Bapak Halim mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 400/Raider pimpinan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi yang tetap konsisten memberikan dukungan kepada SMAN 1 Arso, mulai dari kegiatan pelatihan PBB, tata cara pelaksanaan upacara bendera, sampai dengan hari ini memberikan penyuluhan kepada seluruh anak-anak kami, siswa-siswi SMAN 1 Arso Keerom.

“Saya melihat bagaimana anak-anak begitu bersemangat, interaktif, dan komunikatif melihat video-video yang lucu, namun merangsang pemahaman dan pengetahuan mereka selama menerima penyuluhan, begitu juga pada saat mengucapkan Komitmen untuk Bebas Narkoba, Miras dan HIV/AIDS”, ujar Bapak Halim.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 400/Raider Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi mengatakan bahwa, Prajurit TNI Yonif 400/Raider sebelum berangkat ke wilayah penugasan di Papua, telah dibekali pengetahuan tentang Narkoba dan lain-lain dari BNN Jawa Tengah.

“Satgas Pamtas RI-PNG juga telah melaksanakan serangkaian kegiatan dalam rangka Pembinaan Teritorial di wilayah penugasan Papua, seperti Sunatan Massal, Bhakti Sosial Pengobatan Massal, Karya Bakti pembangunan Masjid, mendorong Ketahanan Pangan melalui tanaman Sorgum, Tenaga Pendidik di sekolah yang berada di sekitar pos, pemberian keterampilan pembuatan sabun ke masyarakat, dan juga memberikan penyuluhan-penyuluhan kesehatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang ada di Kabupaten Keerom” tutup Dansatgas Yonif 400/Raider.TNI

Tidak ada komentar: