Jumat, 12 Juni 2015

Alfatehah dan 1000 Lilin Bundaran HI, Kenang Kematian Tragis Angeline

Jurnalis Independen: Kematian tragis yang menimpa Angeline yang dibunuh secara tidak manusiawi menggugah hati manusia dibelahan bumi manapun, termasuk warga Kota Jakarta.


Rencananya, demi mengenang dan simpati kepada nasib tragis gadis cilik Angeline, ribuan warga Ibu Kota Jakarta akan melakukan gelar doa. Gelar doa bersama ini akan dilakukan malam nanti dengan iringan aksi seribu lilin di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Semua itu dimaksudkan agar arwah gadis cilik Angeline, tenang di alamnya.

Selain menyalakan lilin dan gelar doa, yang dilakukan di sepanjang Bundaran HI, simpatisan almarhuma bocah Bali yang usia belum genap 8 tahun itu, juga secara bersama-sama akan menghadiahkan bacaan surat Alfatihah sebagai ungkapan rasa duka.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny Franky Sompie ternyata juga berencana turut menghadiri aksi solidaritas Angeline tersebut. Aksi itu, akan digelar sekitar pukul 18.00 WIB. Dalam aksi tersebut, juga akan dilakukan pembacaan puisi oleh simpatisan yang hadir.

Saat ini di lokasi acara, telah terpasang sebuah poster besar yang bertuliskan aksi seribu lilin untuk anak Indonesia. Tampak antusiasme ratusan warga dalam mendoakan Angeline.

Diketahui, Angeline dibunuh secara sadis oleh Agustai (penjaga rumah ibu angkat Angeline). Sebelum dibunuh, korban diperkosa oleh pelaku hingga beberapa kali hingga saat menjelang meregang nyawa. Ada kabar bahkan dalam keadaan sudah tak bernyawapun pelaku masih saja melakukan tindakan biadab, yaitu memperkosa mayat Angeline secara biadab, keji dan munkar.

Tidak ada komentar: