Jumat, 01 November 2013

"Weroh Sadurunge Winara", Cak Nun Ajak Bubarkan KPK

Jurnalis Independen: Entah lantaran sudah terlalu sakti, “Weroh Sadurunge Winara”, atau memang lembaga ini hanya abal-abal, atau bahkan menerima “Ongkos Bicara”, Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun, budayawan dan pengamat social politik ini, membuat pernyataan mengajak warga Negara mendoakan pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Hal itu disampaikan Cak Nun dalam acara diskusi yang diselenggarakan Rumah Pergerakan Indonesia (PPI) ormas yang diketuai mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, di Duren Sawit, Jakarta, Jumat (1/11).

Menurut Cak Nun, fungsi penegakan hukum sudah seharusnya dikembalikan lagi kepada kejaksaan dan kepolisiaan. Pasalnya, masih menurut Cak Nun, KPK dianggap telah terdistorsi kepentingan penguasa. Sehingga semua kasus hukum yang ditangani KPK dinilainya tidak lagi murni terkait soal hukum.

"Saya mendoakan KPK itu bubar. Kalaupun masih ada (KPK) negara ini bukannya selesai dari permasalahan, tapi malah tambah masalah," kata Cak Nun.

Menurut Cak Nun negara tidak perlu mempertahankan keberadaan komisi anti suap dan korupsi tersebut. Lantaran pada kenyataannya, tidak pernah mengungkap kasus hingga ke akarnya hingga tntas tas…taaassss…taaasss.Zoe


Tidak ada komentar: