Kamis, 07 November 2013

Jhonni Indo: Anak Bapak (SBY) Morphinis......

Jurnalis Independen: Perbincangan soal baju lengan panjang Eddie Bhaskoro Yudhoyono alias Ibas di media sosial terus berlanjut. Apalagi respon dari Ibu Ani Yudhoyono yang dinilai emosional makin memicu perdebatan di dunia maya itu. disis lain pada jaman tahun 70 an, Jhonni Indo menelepon banyak pejabat dengan mengatakan kepada lawan bicaranya” Anak Bapak Morphinis,….Anak Bapak Morphiniiissssss……


Sekedar mengingatkan masyarakat Indonesia di era tahun 70 an, ketika Jhonny Indo masih menjadi seorang actor, kalau tidak salah ingat, filmnya berjudul “Metro 77”.

Dalam film itu, Jhonny Indo berperan sebagai penjahat pengedar “Morphin”, sekarang mungkin sama dengan sabu-sabu. Dalam debutnya menjadi pengedar barang haran itu, diantara koleganya banyak terdapat anak pejabat.

Soal baju lengan panjang Ibas ternyata jadi cerita yang panjang. Itu lantaran jawaban sang Bunda, Ibu Ani Yudhoyono, menuai komentar banyak di media sosial. Komentar tersebut ada yang bernada curiga. Sebab rumor di luar, Ibas adalah seorang pemakai narkoba. Sementara gaya baju lengan panjang Sekjen Partai Demokrat ini dinilai “sangat mencurigakan”. Dilain pihak, keluarga istana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak mau menyarankan Putra bungsu kesayangan yang bernama Edhie Baskoro atau Ibas dengan mengenakan pakaian lengan pendek.  

Perkara kebiasaan Ibas alias Edhie Baskoro Yudhoyono berbusana lengan panjang menjadi menu percakapan tersendiri di akun Twitter @anasurbaningrum.

Sebagai orang yang pernah dekat secara struktural dengan Ibas, Anas Urbaningrum menjadi tempat mencari informasi tentang kebiasaan dan alasan Ibas berlengan panjang serta apa yang ada di balik lengan panjang bungsu Presiden SBY itu.

Sebelumnya, perkara kebiasaan Ibas berlengan panjang ini menjadi topik tersendiri di Instagram.

Topik itu kian menghangat terkait jawaban Ibunda Ibas, Ani Yudhoyono, yang balik bertanya dengan kalimat "Ada masalah dengan baju Ibas?"" saat seseorang bertanya tentang kebiasaan anaknya tampil berlengan panjang.

Menurut akun @anasurbaningrum yang dimiliki Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum itu, apa yang dikenakan Ibas adalah cermin dari selera yang bersangkutan.

Dalam hastag #lenganpanjang, Anas menjawab pertanyaan yang ditujukan kepada dirinya tentang kebiasaan Ibas, yang menjadi Sekjen saat Anas memimpin Partai Demokrat.

“Banyak yg tanya saya tentang gaya berbaju Mas Ibas. Saya heran, kok saya jadi sasaran pertanyaan,” ujar Anas dalam kicauannya yang berhastag #lenganpanjang.

Anas menduga, kebiasaan Ibas berlengan panjang itu tak terlepas dari jabatannya sebagai Sekjen Partai Demokrat.

“Saya jadi mengerti alasannya. Mas Ibas salah (satu) Sekjen ketika saya Ketum PD. Bahkan sampai skrg msh Sekjen,” celoteh Anas.

Seingat Anas, Ibas memang suka berbaju lengan panjang. “Buat saya ini biasa saja,” ujarnya.

Selebihnya, Anas mengaku tidak pernah bertanya soal baju Ibas.

“Lengan panjang atau pendek itu urusan selera Mas Ibas sendiri,” papar Anas.

Berikut twit Anas lainnya tentang kebiasaan Ibas berlenganpanjang.

Di Demokrat tdk ada aturan yg melarang pakaian lengan panjang atau menganjurkan lengan pendek.

Saya juga tdk pernah membahas soal lengan baju dengan Mas Ibas. Tidak ada urgensinya.

Mmg kadangkala ajudan Mas Ibas tanya ke staf saya : Ketum pakai baju apa? Mungkin sekedar mencocokkan saja. Biar serasi.

Atas berbagai pertanyaan itu, saya hanya bilang : soal lengan baju kok dibahas dan dipersoalkan.

Lengan baju, warna, model, dll, itu soal selera pemakainya. Rasanya tdk ada perlunya dibahas, apalagi dicurigai.

Kalau Mas Ibas suka dan selalu pakai baju lengan panjang, apa masalahnya? Mungkin krn memang itu kesukaan Mas Ibas.

Kalau saya memang kadang pakai lengan panjang, kadang lengan pendek. Itu selera saya.

Kapan pakai lengan panjang, kapan lengan pendek, ya itu tergantung keadaan.
Ada yg agak usil pertanyaannya. Apakah pernah lihat lengan tangan Mas Ibas? Saya jawab : ah, apa urusannya.

Buat apa saya ngintip lengan tangan sahabat2 saya. Memang saya kurang kerjaan. Banyak urusan lain yg penting.

Jadi, saya tdk pernah membahas soal selera pakaian Mas Ibas. Itu wilayah privasinya yg hrs saya hormati.

Yg pasti, saya mengagumi bahwa Mas Ibas selalu berpakaian bersih, rapi dan modis. Enak dipandang.

Baju partai, batik, pakaian resmi, pakaian kasual, pakaian olahraga, dll dari Mas Ibas, selalu OK punya. Pas.

Jadi, cara dan pilihan berpakaian Mas Ibas itu adalah cermin seleranya. Saya suka dan kagum saja.

Selebihnya, saya tidak tahu. Bagi yg ingin diskusi lbh jauh ttg selera mode pakaiannya, tanya langsung saja.

Sementara di facebook, Gianmoko Zuhdy menulis menanggapi Ibu Ani dengan “suka nyolot gak karuan.....sensitif karna sebentar lagi gk jadi ibu negara.”

Ada juga memberikan komentar tidak serius, VeRiana Damayanthi “Hahaha, jawabannya panjang ya Bu..!”

Ada yang menyindir, Sunardian Wirodono : Ibas memang lebih nyaman dengan lengan panjang, seperti nasehat Ibundanya. Bayangin kalau ketahuan di kulit lengannya ada bekas-bekas nganunya,...

Leyloor Why Lah X Ibu Ani kok Crigis to? kok malah sibuk ngurusi Tweet...? Mbok ngurus yang pantas di urus oleh seorang ibu negara ? Motret kek...

Wiwien Prasetyati “lah?? ini peluang untuk buka usaha : DIKLAT PIDATO, DIKLAT JADI IBU NEGARA, DIKLAT JADI WALIKOTA, DIKLAT JADI BUPATI, DIKLAT CARA BELANJA YANG BAIK DAN BENAR, DIKLAT ................etc

Ada juga yang simpati yaitu Willy Pramudya dengan mengatakan, “Ibu negara kita memang luar biasa.”

Eh, Ani Retnaningrum malah mengatakan, “maksudnya di luar kebiasaan??? keluar angkasa aja, bu..”

Syam Terrajana, “Jangan2 ada tatonya kali yak,hahaha

Vincent Hakim Roosadhy Jangan-jangan itu tulisannya Bunda Putri... yang emang ngurusi rumah tangga dan pakaian kostum anak presiden.

Willy Pramudya mengatakan Aku pribadi ngunggah informasi ini bukan karena dia pakai pakain lengan panjang atau pendek. Tapi jawaban yang diberikan oleh pemilik akun bernama Ani Yudhoyono. Ini menyangkut soal komunikasi seseorang atau beberapa orang ternama. Menjadi figur publik itu berisiko tak bisa bicara sembarangan.

Willy Pramudya menulis, “Cinta ayah sepanjang galah, cinta ibu sepanjang akun.”

Sekali lagi, terlepas dari itu semua, penulis ingin mengajak flashback pada pernyataan Jhonni Indo dalam film yang pernah diputar di televise puluhan tahun lalu, ketika marak narkotika jenis Morphin, dengan menelepoh beberapa pejabat dan bahkan pihak kepolisian dengan mengatakan: “Anak Bapak Morphinis,….Anak Bapak Morphiiinnniiisss…..Semoga saja Ibas bukan seorang Morphinis ya Bu Ani SBY?????



Tidak ada komentar: