Senin, 30 April 2012

Dokumen Rahasia Ungkap Kerjasama Erat Antara Al-Qaidah, Taliban dan Jihadis Lainnya



Jurnalis independen: Dokumen rahasia yang ditemukan di rumah di mana Usamah bin Ladin terbunuh tahun lalu menunjukkan adanya hubungan kerja yang erat antara al-Qaidah, Taliban Afghanistan dan jihadis lainnya, termasuk rencana bersama mereka untuk melakukan serangan terhadap tentara NATO di Afghanistan.

Sebuah percakapan tiga arah antara Usamah Bin Ladin, wakilnya Ayman Zawahiri dan Mullah Omar, amir Taliban di Afghanistan, menunjukkan "tingkat yang sangat besar dari konvergensi ideologis," kata seorang sumber yang berbasis di Washington mengatakan kepada Guardian minggu kemarin (29/4).

Berkas dokumen termasuk memo yang tampaknya didikte oleh pengikut Usamah Bin Ladin mendesak untuk menghindari serangan membabi buta yang bisa membunuh umat Islam sendiri.

Namun, meskipun harapan AS dan Afghanistan baru-baru ini bahwa Taliban bisa dibujuk untuk meninggalkan aksi "terorisme" dengan adanya sebuah kesepakatan damai, dokumen yang ditemukan mendorong kekhawatiran bahwa Taliban "mungkin sekali lagi menawarkan tempat yang aman bagi al-Qaidah atau orang-orang yang berpikiran militan," Guardian melaporkan.

"Komunikasinya ditulis di komputer di kompleks di Abbottabad di mana dia (Usamah) tinggal, disimpan ke memori stick dan kemudian dikirim dari warung internet oleh kurir. Kurir inilah yang akhirnya memimpin CIA menangkap dan menewaskan kepala Al-Qaidah," kata Guardian.

Dokumen, juga menunjukkan bahwa Usamah Bin Ladin telah berkomunikasi langsung atau tidak langsung dengan kelompok militan Boko Haram serta banyak militan lainnya," surat kabar melaporkan.(mnt/emi)

Tidak ada komentar: