Selasa, 10 April 2012

Anonymous Klaim Bobol Ribuan Email Milik Petinggi An-Nahdhah Tunisia


Jurnalis Independen: Sebuah kelompok yang mengklaim berafiliasi dengan kelompok hacker Anonymous mengatakan bahwa mereka telah meng-hack 2.725 email milik pemimpin Tunisia dari partai Islam yang berkuasa An-Nahdhah, termasuk perdana menteri.


Dalam sebuah video yang diposting di halaman Facebook milik Anonymous TN, seorang hacker mengenakan topeng "Guy Fawkes" mengatakan email dihack untuk memprotes "kegagalan An-Nahdhah dalam melindungi para pengangguran dan seniman yang diserang oleh kelompok Islam Salafi saat terakhir demonstrasi. "
Aktivis itu mengatakan email yang dihack termasuk nomor telepon, transaksi bank dan faktur yang dibayar selama kampanye pemilihan umum Tunisia pada bulan Oktober, di mana An-Nahdhah memenangkan lebih dari 40 persen kursi parlemen.

Salah satu email disinyalir milik dari Perdana Menteri Hamadi Jebali, seorang pejabat senior An-Nahdhah.
"Untuk pemerintah Tunisia, kami tetap menjaga sebagian besar dari rahasia data Anda. Jika Anda tidak ingin melihat ini dipublikasikan di Internet, kami meminta Anda untuk melakukan yang terbaik untuk menghindari sensor internet dan menghormati hak asasi manusia serta kebebasan berekspresi di Tunisia, " kata aktivis.
Para pejabat pemerintah menolak berkomentar tentang rincian pelanggaran keamanan tersebut tapi mengatakan banyak dari email yang dihack sudah lama.

"Kami masih mencoba untuk mengkonfirmasi jika akun Jebali yang di hack itu berasal sebelum ia menjadi perdana menteri atau setelah," kata juru bicara Jebali, Ridha Kezdaghli, kepada Reuters.(min/em)

Tidak ada komentar: