Selasa, 15 September 2015

Cak Nun Bicara Freemasonry Indonesia

Jurnalis Independen: Penjelasan cak nun tentang hubungan Freemason Zionisme Perancis Inggris dengan kedaulatan Indonesia di update 7 September 2015 dari kiai kanjeng.

Menagih Janji Hukuman Mati Koruptor pada Presiden Jokowi dan Pegiat Anti Korupsi

Jurnalis Independen: Penekanan, dorongan masyarakat kepada Pemerintah, Anggota Parlemen maupun penegak hukum di negeri ini telah memudar. Khususnya tuntutan kepada pelaku tindak korupsi di negeri ini.

Senin, 14 September 2015

Malcolm Turnbull Perdana Menteri Kanguru

Jurnalis Independen: MALCOLM Turnbull akan menjadi perdana menteri 29 Australia, setelah menanggapi lebih dari satu tahun ketidakpuasan dengan Tony Abbott dengan meluncurkan tantangan brutal dan terencana.

Donald Trump Yahudi Tulen Calon Pengganti Presiden AS Barack Obama

Jurnalis Independen: Kepada CNN,kantor berita Amerika, Ketua Komite Nasional Partai Republik, Reince Priebus Minggu lalu mengatakan, "Banyak uang diperlukan Donal Trump untuk mengunjungi konsetuennya di 17 negara bagian".

"Rakyat Poso Serbu" KRI dr. Soeharso-990

Jurnalis Independen: KRI. Dr. Soeharso-990  dengan Komandan Satgas SBJ Kolonel Laut (P) Soetarmono, M.Si (Han) Diserbu warga poso, penyerbuan tersebut adanya pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas Operasi Surya Bhaskara Jaya yang sedang melaksanakan Pengobatan secara gratis bagi Warga Poso bertempat di Dermaga Pelabuhan Laut Poso, Senin (14/9).

Minggu, 13 September 2015

Raider Yonif 400 Sukses Amankan 1 Kg Ganja di Papua

Jurnalis Independen: Prajurit TNI Batalyon Infanteri (Yonif) 400/Raider yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG (Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan antara Republik Indonesia dan Papua Nugini RI-PNG) dibawah pimpinan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudiselaku Dansatgas berhasil mengamankan seberat 1 Kg Narkoba jenis ganja, pada saat pelaksanaan Sweeping Darat di Kab. Keeroom, Papua,kemarin.

Selasa, 01 September 2015

Sudut Pandang Sosok Presiden dari Acara Jamuan Makan

Jurnalis Independen: Setiap pemimpin atau bahkan Presiden sekalipun, pasti memiliki kepribadian maupun kecenderungan tertentu. Demikian pula dengan yang dimiliki oleh Presiden Joko Widodo.

Dibandingkan dengan para pendahulunya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tergolong sebagai seorang presiden yang bersahaja dan merakyat. Hal itu sudah dibuktikan saat Ia menjabat sebagai Bupati Solo, Gubernur DKI bahkan terbawa hingga Jokowi menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke 7.

Terutama jika dibandingkan dengan mendiang Presiden Soeharto, dan Susilo Bambang Yudhoyono, jamuan makan malam para presiden itu jelas berbeda dengan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi.

Sebanyak 80 tukang ojek serta sopir mikrolet, Kopaja, dan Metro Mini duduk di meja bundar di Istana Negara. Jokowi kemudian memberi kesempatan perwakilan tiap pengemudi untuk menyampaikan keluhannya.

Presiden mengundang makan siang puluhan sopir dari berbagai moda transportasi : pengemudi ojek reguler, Go-Jek, sopir mikrolet, Kopaja, Metro Mini, dan taksi. Ide untuk mengundang makan siang ini saat sedang blusukan di Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat itu, Jokowi berbincang dengan seorang tukang ojek. "Lalu, dia bilang sama saya, kok Bapak terus blusukan ke daerah. Kapan kita diundang ke Istana? Sejak itu, saya langsung mikir untuk mengundang mereka ke Istana," katanya.

Bandingkan gaya jamuan makan kedua Presiden ini...Sebagai rakyat Indonesia, pasti kita bangga dengan salah satu atau bahkan kedua Presiden ini...Silahkan pilih dan komentari...Presiden Soeharto bangga dengan penjamuan makan konglomerat...sementara Presiden Jokowi senang menjamu makan kaum melarat...